Breaking News
light_mode
Beranda » Tokoh » Biografi Hj. Cholilah Mawardi; Kartini dari Pesantren

Biografi Hj. Cholilah Mawardi; Kartini dari Pesantren

  • account_circle Alies Ilma Hawa
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 385

Pendahuluan

Cholilah Mawardi merupakan salah satu tokoh penggerak perempuan di kalangan NU Jepara, khususnya wilayah Kecamatan Kedung dan sekitarnya. Beliau hidup di tengah budaya patriarki, dimana lelaki memegang kendali. Sehingga beliau amat peduli pada isu kesetaraan gender agar perempuan memiliki kesempatan, hak, dan perlakuan yang sama tanpa adanya diskriminasi berdasarkan jenis kelamin.

Realita hidup dalam budaya patriarki justru semakin mengobarkan semangatnya belajar. Tak mau sekadar nyantri, beliau ingin lanjut perguruan tinggi. Meskipun tahu keinginan itu akan ditolak keluarga akibat tidak lazim, apalagi di kalangan kyai. BeIiau berusaha mendobrak segala tradisi yang membatasi. Berbekal keyakinan bahwa berpendidikan menjadikan kaum perempuan mandiri dan bermartabat.

Besar di Lingkungan Pesantren

Terlahir di Jepara pada 8 September 1961, Bu Cholil, sapaan akrab beliau, sejak usia 4 tahun sudah menyandang status yatim. Ayahnya, kyai Mawardi, Pendiri Yayasan Matholi’ul Huda Bugel telah wafat dan meninggalkan Cholil kecil bertumbuh bersama ibunya, nyai Salmah dan dua kakaknya, Aminah dan Hindun. (Wawancara disarikan dari Ni’matul Hanik pada 13 Mei 2025)

Sebagai keturunan kyai, Bu Cholil banyak menghabiskan waktu belajarnya di pesantren. Setelah menamatkan pendidikan di MI Matholi’ul Huda Bugel, beliau melanjutkan pendidikan di Yayasan Matholi’ul Falah Kajen, sekaligus mondok di PP. Maslakul Huda (Al Badi’iyah), di bawah pengasuhan Mbah Sahal Mahfudh, yang merupakan pamannya sendiri. Dari Mbah Sahal, beliau banyak belajar tentang ilmu agama, pandangan hidup, dan etika secara langsung dengan mengabdikan diri di pondok dan ndalem selama tujuh tahun. (Ibid)

Sepulang nyantri dari Kajen, beliau membantu mengasuh pesantren. Mengajari para santriwati dan perempuan sekitar mengaji, baca tulis, dan berbagai keterampilan keputrian, salah satunya menjahit. (Ibid) Perlu diingat kala itu perempuan minim pendidikan dan ruang gerak. Maka dari itu perempuan dengan sederet kemampuan tersebut tentunya begitu istimewa.

Membangun Rumah Tangga

Pada tahun 1987, Putri ketiga dari kyai Mawardi ini menikah dengan lelaki pilihannya, Masyhadi Fasya yang juga adalah santri ayahnya. Setelah sebelumnya mendapat pertentangan dari keluarga. Normalnya, dalam keluarga kyai menganut sistem perjodohan. Namun ia menolak secara halus dan memilih membuktikan kekuatan cintanya pada keluarga. Akhinya seluruh keluarga setuju. Bahkan suaminya menjadi sumber kekuatan dalam perjalanan karir politik. (Wawancara disarikan dari Ni’matul Hanik pada 13 Mei 2025)

Dari pernikahan Bu Cholil, terlahir dua buah hati, yakni Badiatin Cholishoh dan Dliya’ul Adha. Mereka diasuh langsung oleh beliau dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Meski padat kegiatan di ruang publik, beliau tetap profesional. Tahu kapan berperan sebagai seorang ibu, istri, atau aktivis. (Wawancara disarikan dari Badiatin Cholishoh pada 17 Mei 2025)

Kiprah Sang Kartini Pesantren

Semenjak duduk di bangku kuliah, Bu Cholil sudah aktif berkecimpung dan mengambil peran penting dalam Fatayat NU. Beliau juga disibukkan kegiatan di LP3ES, LSM yang fokus menyuarakan kesetaraan gender. (Wawancara disarikan dari Ni’matul Hanik pada 13 Mei 2025)

Karir politik Bu Cholil mulai terlihat, ditandai dengan keterlibatan beliau dalam partai politik PKB. Beliau menjabat sebagai ketua pertama PPKB (Persatuan Perempuan Kebangkitan Bangsa) anak cabang Kedung pada tahun 1998. Berjibaku dalam keadaan politik yang memanas di Kecamatan Kedung sebagai imbas era reformasi. Dengan adanya euforia politik akibat politisasi agama. (Wawancara disarikan dari Nuriyanah pada 24 Mei 2025)

Puncak karir politiknya, Bu Cholil berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Jepara dari fraksi PKB periode 2004 – 2009. Beliau makin lantang mengajak kaum perempuan memberdayakan diri. Tak berhenti disitu, setelah berakhirnya masa jabatan menjadi anggota dewan di DPRD, beliau dipercaya sebagai Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU periode 2009 – 2014. (Wawancara disarikan dari Ni’matul Hanik pada 13 Mei 2025)

Selain urusan organisasi dan politik, beliau aktif mengajar di Yayasan Matholi’ul Huda Bugel dan menjadi dosen Bahasa Arab di UNISNU (Universitas Islam Nahdlatul Ulama’) Jepara. (Ibid)

Wafatnya Sang Kartini dari Pesantren

Di tengah kesibukan di PC Muslimat NU, pada tahun 2011 Bu Cholil mengalami musibah kecelakaan hingga koma. Setelah peristiwa naas itu, beliau harus menjalani perawatan intensif berbulan-bulan di rumah sakit. Kesehatannya berangsur pulih, tetapi tak seperti sedia kala. (Wawancara disarikan dari Dliyaul Adha pada 17 Mei 2025)

Hingga pada akhirnya beliau menghembuskan nafas terakhir pada 24 Dzulqo’dah 1437 H bertepatan dengan 27 Agustus 2016. Bulan wafat yang sama dengan abah (21 Dzulqo’dah) dan ibunya (15 Dzulqo’dah). Lima tahun kemudian, menyusul suaminya wafat pada 23 Dzulqo’dah. (Wawancara disarikan dari Badiatin Cholishoh pada 17 Mei 2025)

Penutup

Layaknya Kartini sang idola, beliau tak takut pada belenggu tradisi yang membatasi ruang gerak perempuan. Sebaliknya, beliau selalu mengupayakan, bagaimana perempuan di Jepara, terutama di kalangan NU mampu berpendidikan layak dan mandiri.

Seluruh pergerakan beliau didasari sebuah keyakinan pada prinsip hidup yang diajarkan Islam, yakni kebermanfaatan, sesuai dengan hadist nabi;

خَيْرُ الناسِ أَنفَعُهُم لِلنَّاسِ

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia. Tidak peduli sekecil apapun kebaikan, lakukan, dan perjuangkan. Niscaya kebaikan akan berbalik pada diri sendiri disertai adanya keberkahan. (Wawancara disarikan dari Ni’matul Hanik pada 13 Mei 2025)

Bu Cholil menjadi role model perempuan Jepara, utamanya wilayah Kecamatan Kedung dan sekitarnya untuk tidak takut memupuk mimpi. Bahwasanya perempuan boleh berpendidikan tinggi, berkarir, dan berkarya. Perempuan pun bisa berkontribusi di kancah lokal maupun global.

Daftar Pustaka:
Adha, Dliya’ul. Wawancara oleh Alies Ilma Hawa, Jepara, 17 Mei 2025
Cholishoh, Badiatin. Wawancara oleh Alies Ilma Hawa, Jepara, 17 Mei 2025
Hanik, Ni’matul. Wawancara oleh Alies Ilma Hawa, Jepara, 13 Mei 2025
Nuriyanah. Wawancara oleh Alies Ilma Hawa, Jepara, 24 Mei 2025
  • Penulis: Alies Ilma Hawa
  • Editor: Sub
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ESTAFET KEPENGURUSAN : HISNA MTs ISLAMIYAH BLINGOH SUKSES GELAR LPJ PERIODE 2025

    ESTAFET KEPENGURUSAN : HISNA MTs ISLAMIYAH BLINGOH SUKSES GELAR LPJ PERIODE 2025

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Ahmad Sa'roni
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Blingoh, 6 Januari 2026 – Himpunan Siswa Nahdlatusy Syubban (HISNA) MTs Islamiyah Blingoh secara resmi mengakhiri masa baktinya melalui agenda Sidang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Periode 2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum evaluasi sekaligus titik balik regenerasi organisasi siswa di lingkungan Madrasah. Acara dibuka secara resmi oleh Nabila Ulufatul Izza selaku pembawa acara. Dalam […]

  • Menyambut PMA 1503, KKMTs 02 Jepara Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

    Menyambut PMA 1503, KKMTs 02 Jepara Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Jepara, 6 Desember 2025 – Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) 02 Jepara secara resmi membuka workshop implementasi kurikulum berbasis cinta dengan fokus pada pembelajaran mendalam (deep learning). Acara yang berlangsung selama tiga hari (6-7 Desember luring, dan satu hari daring) ini diikuti oleh 81 wakil kepala madrasah bidang kurikulum (Waka Kurikulum) dari seluruh madrasah anggota […]

  • Akselerasi Digital : Guru MTs Sunan Muria Kelet Ikuti Pelatihan Aplikasi Smartboard

    Akselerasi Digital : Guru MTs Sunan Muria Kelet Ikuti Pelatihan Aplikasi Smartboard

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle ZAM
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Dalam upaya bertransformasi menuju ekosistem pendidikan modern, MTs Sunan Muria Kelet menggelar pelatihan penggunaan aplikasi Smartboard (Layar Digital) pada Rabu, 04 Februari 2026. Bertempat di ruang kelas IX, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. ​Pelatihan ini menghadirkan Bapak Dodik, praktisi teknologi pendidikan dari Jepara, sebagai narasumber utama. Dalam sesi tersebut, […]

  • TANAMKAN PENDIDIKAN DEMOKRASI SEJAK DINI MTs SAFINATUL HUDA SELENGGARAKAN PEMILU SISWA BERTAJUK PILKANU 2026 PEMILIHAN PIMPINAN KOMISARIAT IPNU–IPPNU MASA BAKTI 2025/2026

    TANAMKAN PENDIDIKAN DEMOKRASI SEJAK DINI MTs SAFINATUL HUDA SELENGGARAKAN PEMILU SISWA BERTAJUK PILKANU 2026 PEMILIHAN PIMPINAN KOMISARIAT IPNU–IPPNU MASA BAKTI 2025/2026

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Ach. Makhali
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Dalam upaya menanamkan nilai-nilai pendidikan demokrasi sejak dini, MTs Safinatul Huda menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Umum Siswa (Pemilu Siswa) yang bertajuk PILKANU 2026 Kegiatan ini merupakan agenda penting dalam rangka Pemilihan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU–IPPNU MTs Safinatul Huda masa bakti 2025/2026. Kegiatan PILKANU 2026 diikuti oleh seluruh siswa-siswi MTs Safinatul Huda sebagai pemilih aktif. Proses pemilihan […]

  • Yayasan Nahdlatusy Syubban Blingoh Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H

    Yayasan Nahdlatusy Syubban Blingoh Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Ahmad Sa'roni
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Blingoh, (18/1) – Keluarga Besar Yayasan Nahdlatusy Syubban Blingoh pada hari Ahad, 18 Januari 2026, yang menaungi jenjang mulai PAUD, MI, MTs, dan MA ini berkumpul bersama di Masjid Baiturrohim Kauman untuk memperingati peristiwa Agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang diikuti kurang lebih 900 siswa siswi dibawah naungan […]

  • MTs Matholi’ul Huda Bugel Sabet Gelar Juara Umum TSAMACO 2026 di Purwogondo

    MTs Matholi’ul Huda Bugel Sabet Gelar Juara Umum TSAMACO 2026 di Purwogondo

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle ZA
    • visibility 230
    • 0Komentar

    JEPARA – Suasana khidmat sekaligus kompetitif menyelimuti MTs Darul Ulum Purwogondo, Kalinyamatan, pada Selasa (27/1). Sebanyak 79 Madrasah Tsanawiyah dari total 81 anggota KKMTS 02 Jepara berkumpul untuk mengadu kecerdasan dalam ajang bergengsi TSAMACO (Tsanawiyah Ma’arif Competition) 2026. Perhelatan tahunan ini menjadi panggung bagi para siswa terbaik untuk unjuk gigi dalam 12 mata pelajaran yang […]

expand_less