Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Aktual » Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

  • account_circle Sub
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 119

JEPARA ( kkmts02jepara.org) Sosok KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur terus dikenang sebagai simbol cinta kemanusiaan dan pluralisme. Dalam sebuah acara Haul ke- 16 Gus Dur yang digelar PCNU Jepara di gedung NU pada hari Senin, 5 Januari 2026 sejumlah tokoh lintas agama hadir untuk memberikan testimoni.

Acara yang digelar dalam rangkaian Harlah ke- 103 Nahdlatul Ulama dihadiri Pengurus PBNU Kiai Miftah Faqih, Kepala KanKemenag Jepara, H. Akhsan Muhyiddin beserta jajarannya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB), KH. Hasyim Shilah beserta jajaran Tokoh Lintas Agama, Rois Syuriyah PCNU KH. Hayatun Nufus, Ketua Tanfidziyah KH. Charis Rohman beserta Banom, Lembaga, dan sejumlah Pengurus MWC beserta jajarannya, dan sejumlah undangan lainnya.

Gus Huda, Katib Syuriyah PCNU selaku panitia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Masyayikh, para tokoh lintas agama, dan semua pihak yang telah hadir dan memberi support demi suksesnya acara Haul ke- 16 KH. Abdurrahman Wahid.

Sejumlah tokoh lintas agama memberikan testimoni mendalam mengenai jejak nyata sang Guru Bangsa yang sangat mencintai kemanusiaan dalam tindakan sehari-hari.

Rohaniawan Konghucu asal Jepara, Sugandi, menegaskan bahwa gelar “Bapak Tionghoa Indonesia” yang disematkan kepada Gus Dur bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, Gus Dur adalah sosok yang pasang badan melindungi kaum minoritas Tionghoa dan memperjuangkan pengakuan resmi agama Konghucu di tanah air.

​Senada dengan hal tersebut, Pendeta Wiryohadi menggambarkan Gus Dur layaknya sosok “Bangsa Samaria” dalam ajaran Kristen.

“Beliau adalah pembela kemanusiaan yang tidak lagi melihat asal-usul maupun basis agama seseorang. Siapa pun yang tertindas, di situ Gus Dur hadir,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta Danang Kristiawan memberikan sorotan unik pada dua sisi kepemimpinan Gus Dur. Pertama, Gus Dur membawa gagasan kerukunan yang berkeadilan. Artinya, kerukunan bukan sekadar menjaga suasana agar tetap kondusif secara semu, melainkan harus dibarengi dengan penegakan hak-hak yang adil. ​Kedua, Danang menekankan kekuatan humor Gus Dur. Di tangan Gus Dur, humor bukan sekadar lelucon, melainkan instrumen cerdas untuk mengurai kebuntuan politik bahkan meredam potensi kekerasan dalam masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus PBNU KH Miftah Faqih memberikan wejangan khusus kepada kaum Nahdliyin. Kiai Faqih mendorong agar peringatan Haul Gus Dur tidak terjebak pada acara seremoni belaka.

​”Spiritualitas haul harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Kiai Faqih. Ia juga mengajak para penggerak Nahdlatul Ulama untuk menjadi “revolusioner yang dewasa”—sosok yang melayani masyarakat dengan tulus dan bukan revolusioner yang bergerak demi orientasi kepentingan atau kelompok tertentu.

​Melalui kesaksian para tokoh ini, terlihat jelas bahwa warisan terbesar Gus Dur adalah keberanian untuk mencintai manusia tanpa sekat, sebuah nilai yang tetap relevan untuk menjaga persatuan bangsa hingga saat ini. ( Sub)

  • Penulis: Sub
  • Editor: ZA
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Guru Menguasai Kondusivitas Kelas

    Strategi Guru Menguasai Kondusivitas Kelas

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Abidin MuMa
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Kondusivitas kelas adalah kunci utama dalam menjamin proses belajar mengajar berjalan efektif dan tujuan pembelajaran tercapai optimal. Menguasai kondusivitas kelas bukan berarti mengontrol siswa secara ketat, melainkan menciptakan lingkungan belajar yang terstruktur, nyaman, dan memotivasi. Guru yang sukses dalam hal ini sering disebut memiliki kemampuan Manajemen Kelas yang baik. Fondasi: Perencanaan dan Penguasaan Materi Kondusivitas […]

  • Adu Kreativitas Antarkelas  Siswa MTs–MA Safinatul Huda Semarakkan Karnaval 2026 Desa Sowan Kidul

    Adu Kreativitas Antarkelas Siswa MTs–MA Safinatul Huda Semarakkan Karnaval 2026 Desa Sowan Kidul

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Ach. Makhali
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sowan Kidul, Minggu (25/1/2026) – Suasana Desa Sowan Kidul tampak semarak dan penuh warna dalam gelaran Karnaval 2026 Desa Sowan Kidul yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Haul Mbah Kopek Sentono ke-607. Kegiatan ini menjadi ajang adu kreativitas antar kelas yang diikuti secara antusias oleh siswa MTs dan MA Safinatul Huda bersama berbagai unsur masyarakat. Para […]

  • Nuansa Religi di MTs Walisongo: Peringatan Isra Mi’raj Berbalut Sarung dan Gamis.

    Nuansa Religi di MTs Walisongo: Peringatan Isra Mi’raj Berbalut Sarung dan Gamis.

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Zainudin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Pecangaan, 15 Januari 2026 – Suasana berbeda tampak di lingkungan MTs Walisongo pagi ini. Tidak ada pemandangan seragam biru-putih atau pakaian dinas harian yang biasa dikenakan. Seluruh civitas akademika tampil anggun dan bersahaja mengenakan busana muslim tradisional dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Para siswa dan guru laki-laki tampak kompak mengenakan baju koko […]

  • Akselerasi Kualitas Pembelajaran, MTs Al Khidmah Gelar Diseminasi PMA 1503 (KBC) dan Pendekatan Deep Learning

    Akselerasi Kualitas Pembelajaran, MTs Al Khidmah Gelar Diseminasi PMA 1503 (KBC) dan Pendekatan Deep Learning

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle ZA
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JEPARA – MTs Al Khidmah Pendosawalan, Kalinyamatan, menunjukkan komitmennya dalam melakukan transformasi pendidikan. Pada Kamis (18/12/2025), madrasah ini menggelar kegiatan Diseminasi Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1503 Tahun 2024 tentang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) serta pengenalan pendekatan Deep Learning. Acara yang berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 12.30 WIB ini bertempat di ruang pertemuan MTs Al Khidmah dan […]

  • Transformasi Digital: Guru MTs-MA Safinatul Huda Siap Hadirkan Pembelajaran Interaktif Lewat SmartBoard

    Transformasi Digital: Guru MTs-MA Safinatul Huda Siap Hadirkan Pembelajaran Interaktif Lewat SmartBoard

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle A. Makhali
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sowan Kidul – MTs-MA Safinatul Huda terus berkomitmen melakukan transformasi teknologi dalam dunia pendidikan. Setelah sukses menggelar kegiatan Bedah Instrumen Akreditasi serta pendalaman Kurikulum Berbasis Cinta, para pendidik di lingkungan madrasah tersebut kini beralih memperdalam keterampilan teknologi digital melalui pelatihan penggunaan _SmartBoard_, Senin (19/1/2026). ​Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 15.30 WIB ini merupakan […]

  • Penuh Khidmat, MTs Nurun Najah Kepuk Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

    Penuh Khidmat, MTs Nurun Najah Kepuk Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Hadi Purnomo
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KEPUK – Keluarga besar MTs Nurun Najah Kepuk menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat pada Senin (18/01/2026). Bertempat di Aula MTs Nurun Najah Kepuk, acara ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus wadah melatih mental organisasi bagi para siswa. Kehadiran Tokoh dan Pengurus Yayasan Acara ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting dari […]

expand_less