Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Aktual » Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

  • account_circle Sub
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 255

JEPARA ( kkmts02jepara.org) Sosok KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur terus dikenang sebagai simbol cinta kemanusiaan dan pluralisme. Dalam sebuah acara Haul ke- 16 Gus Dur yang digelar PCNU Jepara di gedung NU pada hari Senin, 5 Januari 2026 sejumlah tokoh lintas agama hadir untuk memberikan testimoni.

Acara yang digelar dalam rangkaian Harlah ke- 103 Nahdlatul Ulama dihadiri Pengurus PBNU Kiai Miftah Faqih, Kepala KanKemenag Jepara, H. Akhsan Muhyiddin beserta jajarannya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB), KH. Hasyim Shilah beserta jajaran Tokoh Lintas Agama, Rois Syuriyah PCNU KH. Hayatun Nufus, Ketua Tanfidziyah KH. Charis Rohman beserta Banom, Lembaga, dan sejumlah Pengurus MWC beserta jajarannya, dan sejumlah undangan lainnya.

Gus Huda, Katib Syuriyah PCNU selaku panitia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Masyayikh, para tokoh lintas agama, dan semua pihak yang telah hadir dan memberi support demi suksesnya acara Haul ke- 16 KH. Abdurrahman Wahid.

Sejumlah tokoh lintas agama memberikan testimoni mendalam mengenai jejak nyata sang Guru Bangsa yang sangat mencintai kemanusiaan dalam tindakan sehari-hari.

Rohaniawan Konghucu asal Jepara, Sugandi, menegaskan bahwa gelar “Bapak Tionghoa Indonesia” yang disematkan kepada Gus Dur bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, Gus Dur adalah sosok yang pasang badan melindungi kaum minoritas Tionghoa dan memperjuangkan pengakuan resmi agama Konghucu di tanah air.

​Senada dengan hal tersebut, Pendeta Wiryohadi menggambarkan Gus Dur layaknya sosok “Bangsa Samaria” dalam ajaran Kristen.

“Beliau adalah pembela kemanusiaan yang tidak lagi melihat asal-usul maupun basis agama seseorang. Siapa pun yang tertindas, di situ Gus Dur hadir,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta Danang Kristiawan memberikan sorotan unik pada dua sisi kepemimpinan Gus Dur. Pertama, Gus Dur membawa gagasan kerukunan yang berkeadilan. Artinya, kerukunan bukan sekadar menjaga suasana agar tetap kondusif secara semu, melainkan harus dibarengi dengan penegakan hak-hak yang adil. ​Kedua, Danang menekankan kekuatan humor Gus Dur. Di tangan Gus Dur, humor bukan sekadar lelucon, melainkan instrumen cerdas untuk mengurai kebuntuan politik bahkan meredam potensi kekerasan dalam masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus PBNU KH Miftah Faqih memberikan wejangan khusus kepada kaum Nahdliyin. Kiai Faqih mendorong agar peringatan Haul Gus Dur tidak terjebak pada acara seremoni belaka.

​”Spiritualitas haul harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Kiai Faqih. Ia juga mengajak para penggerak Nahdlatul Ulama untuk menjadi “revolusioner yang dewasa”—sosok yang melayani masyarakat dengan tulus dan bukan revolusioner yang bergerak demi orientasi kepentingan atau kelompok tertentu.

​Melalui kesaksian para tokoh ini, terlihat jelas bahwa warisan terbesar Gus Dur adalah keberanian untuk mencintai manusia tanpa sekat, sebuah nilai yang tetap relevan untuk menjaga persatuan bangsa hingga saat ini. ( Sub)

  • Penulis: Sub
  • Editor: ZA
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nuansa Religi di MTs Walisongo: Peringatan Isra Mi’raj Berbalut Sarung dan Gamis.

    Nuansa Religi di MTs Walisongo: Peringatan Isra Mi’raj Berbalut Sarung dan Gamis.

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Zainudin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Pecangaan, 15 Januari 2026 – Suasana berbeda tampak di lingkungan MTs Walisongo pagi ini. Tidak ada pemandangan seragam biru-putih atau pakaian dinas harian yang biasa dikenakan. Seluruh civitas akademika tampil anggun dan bersahaja mengenakan busana muslim tradisional dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Para siswa dan guru laki-laki tampak kompak mengenakan baju koko […]

  • HUT ke-46 Yayasan Walisongo: MTs Walisongo Tunjukkan Taring di SMAWAS Futsal Competition

    HUT ke-46 Yayasan Walisongo: MTs Walisongo Tunjukkan Taring di SMAWAS Futsal Competition

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Zainudin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    JEPARA – Semangat sportivitas membara di lapangan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Yayasan Walisongo Pecangaan, Jepara. Salah satu agenda utamanya, SMAWAS Futsal Competition, sukses digelar dengan mempertemukan tim-tim terbaik tingkat menengah pertama se-Kabupaten Jepara. Kompetisi bergengsi yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 16 tim futsal tangguh dari berbagai MTs dan […]

  • ESTAFET KEPENGURUSAN : HISNA MTs ISLAMIYAH BLINGOH SUKSES GELAR LPJ PERIODE 2025

    ESTAFET KEPENGURUSAN : HISNA MTs ISLAMIYAH BLINGOH SUKSES GELAR LPJ PERIODE 2025

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Ahmad Sa'roni
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Blingoh, 6 Januari 2026 – Himpunan Siswa Nahdlatusy Syubban (HISNA) MTs Islamiyah Blingoh secara resmi mengakhiri masa baktinya melalui agenda Sidang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Periode 2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum evaluasi sekaligus titik balik regenerasi organisasi siswa di lingkungan Madrasah. Acara dibuka secara resmi oleh Nabila Ulufatul Izza selaku pembawa acara. Dalam […]

  • Ketua Yayasan Safinatul Huda Tekankan Totalitas Khidmah dan Loyalitas Terhadap NU dalam Raker KKMTs 02 Jepara

    Ketua Yayasan Safinatul Huda Tekankan Totalitas Khidmah dan Loyalitas Terhadap NU dalam Raker KKMTs 02 Jepara

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Subekhan
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JEPARA – Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) 02 Jepara menggelar Rapat Kerja (Raker) Kepala Madrasah pada Selasa (13/1). Bertempat di MTs Safinatul Huda Sowan Kidul, agenda rutin ini menjadi momentum penguatan komitmen manajerial dan loyalitas terhadap organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua LP Ma’arif Jepara, Mualimin, Ketua KKMTs 02 Jepara, Achmad […]

  • Ringkasan Materi Sosialisasi Sahabat KBC, 12 Oktober 2026

    Ringkasan Materi Sosialisasi Sahabat KBC, 12 Oktober 2026

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    POKOK-POKOK PENTING PERLU DIINGAT KEMBALI Berdasarkan KMA 1503/2025, seluruh madrasah wajib melaksanakan KBC baik yang Kurikulum Merdeka maupun yang sebagian kelas masih Kurikulum-13 Seluruh madrasah wajib KBC selambatnya mulai Januari 2026 atau smt genap TA 2025/2026 Seluruh madrasah ijob baru TA 2026/2027 sudah wajib KBC dan IKM atau Kurmer sejak kelas awal Madrasah SK IKM […]

  • Upacara Hari Pahlawan Nasional 2025 di MTs Sunan Muria Kelet: Menghormati Jasa Pahlawan

    Upacara Hari Pahlawan Nasional 2025 di MTs Sunan Muria Kelet: Menghormati Jasa Pahlawan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Zamroji
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    Keling, Jepara – MTs Sunan Muria Kelet menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025, pada hari ini (10 November 2025) di halaman madrasah MTs Sunan Muria Kelet. Upacara yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah ini dipimpin oleh Sertu Muhammad Junaidi dari Satuan Koramil Kecamatan Keling Jepara, sebagai pembina upacara. Upacara yang berlangsung […]

expand_less