Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Aktual » Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

  • account_circle Sub
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 174

JEPARA ( kkmts02jepara.org) Sosok KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur terus dikenang sebagai simbol cinta kemanusiaan dan pluralisme. Dalam sebuah acara Haul ke- 16 Gus Dur yang digelar PCNU Jepara di gedung NU pada hari Senin, 5 Januari 2026 sejumlah tokoh lintas agama hadir untuk memberikan testimoni.

Acara yang digelar dalam rangkaian Harlah ke- 103 Nahdlatul Ulama dihadiri Pengurus PBNU Kiai Miftah Faqih, Kepala KanKemenag Jepara, H. Akhsan Muhyiddin beserta jajarannya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB), KH. Hasyim Shilah beserta jajaran Tokoh Lintas Agama, Rois Syuriyah PCNU KH. Hayatun Nufus, Ketua Tanfidziyah KH. Charis Rohman beserta Banom, Lembaga, dan sejumlah Pengurus MWC beserta jajarannya, dan sejumlah undangan lainnya.

Gus Huda, Katib Syuriyah PCNU selaku panitia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Masyayikh, para tokoh lintas agama, dan semua pihak yang telah hadir dan memberi support demi suksesnya acara Haul ke- 16 KH. Abdurrahman Wahid.

Sejumlah tokoh lintas agama memberikan testimoni mendalam mengenai jejak nyata sang Guru Bangsa yang sangat mencintai kemanusiaan dalam tindakan sehari-hari.

Rohaniawan Konghucu asal Jepara, Sugandi, menegaskan bahwa gelar “Bapak Tionghoa Indonesia” yang disematkan kepada Gus Dur bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, Gus Dur adalah sosok yang pasang badan melindungi kaum minoritas Tionghoa dan memperjuangkan pengakuan resmi agama Konghucu di tanah air.

​Senada dengan hal tersebut, Pendeta Wiryohadi menggambarkan Gus Dur layaknya sosok “Bangsa Samaria” dalam ajaran Kristen.

“Beliau adalah pembela kemanusiaan yang tidak lagi melihat asal-usul maupun basis agama seseorang. Siapa pun yang tertindas, di situ Gus Dur hadir,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta Danang Kristiawan memberikan sorotan unik pada dua sisi kepemimpinan Gus Dur. Pertama, Gus Dur membawa gagasan kerukunan yang berkeadilan. Artinya, kerukunan bukan sekadar menjaga suasana agar tetap kondusif secara semu, melainkan harus dibarengi dengan penegakan hak-hak yang adil. ​Kedua, Danang menekankan kekuatan humor Gus Dur. Di tangan Gus Dur, humor bukan sekadar lelucon, melainkan instrumen cerdas untuk mengurai kebuntuan politik bahkan meredam potensi kekerasan dalam masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus PBNU KH Miftah Faqih memberikan wejangan khusus kepada kaum Nahdliyin. Kiai Faqih mendorong agar peringatan Haul Gus Dur tidak terjebak pada acara seremoni belaka.

​”Spiritualitas haul harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Kiai Faqih. Ia juga mengajak para penggerak Nahdlatul Ulama untuk menjadi “revolusioner yang dewasa”—sosok yang melayani masyarakat dengan tulus dan bukan revolusioner yang bergerak demi orientasi kepentingan atau kelompok tertentu.

​Melalui kesaksian para tokoh ini, terlihat jelas bahwa warisan terbesar Gus Dur adalah keberanian untuk mencintai manusia tanpa sekat, sebuah nilai yang tetap relevan untuk menjaga persatuan bangsa hingga saat ini. ( Sub)

  • Penulis: Sub
  • Editor: ZA
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memperkuat Karakter dan Ruh Keagamaan: MTs Miftahul Huda Dongos Rutinkan Istighosah Pagi

    Memperkuat Karakter dan Ruh Keagamaan: MTs Miftahul Huda Dongos Rutinkan Istighosah Pagi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Arif Nashiruddin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    DONGOS – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Huda Dongos secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya akan nilai-nilai spiritual. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Istighosah Rutin setiap Senin pagi, tepat pukul 07.00 WIB, yang digelar secara khidmat di halaman madrasah. Kegiatan spiritual ini telah menjadi budaya khas […]

  • Pantang Menyerah! Ahmad Faza Bawa MTs Walisongo Raih Podium di Eskasongo Cup 2026

    Pantang Menyerah! Ahmad Faza Bawa MTs Walisongo Raih Podium di Eskasongo Cup 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Zainuddin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    JEPARA – Semangat juang tinggi ditunjukkan oleh kontingen badminton MTs Walisongo Pecangaan dalam ajang Eskasongo Cup 2026. Meski tampil tanpa pemain andalan mereka, Zhelxa, yang tengah berlaga di Jakarta, madrsah ini tetap berhasil mengamankan podium dengan meraih Juara 3 tunggal putra. Turnamen bergengsi tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh SMK Walisongo ini berlangsung selama dua hari […]

  • Biografi Hj. Cholilah Mawardi; Kartini dari Pesantren

    Biografi Hj. Cholilah Mawardi; Kartini dari Pesantren

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Alies Ilma Hawa
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Pendahuluan Cholilah Mawardi merupakan salah satu tokoh penggerak perempuan di kalangan NU Jepara, khususnya wilayah Kecamatan Kedung dan sekitarnya. Beliau hidup di tengah budaya patriarki, dimana lelaki memegang kendali. Sehingga beliau amat peduli pada isu kesetaraan gender agar perempuan memiliki kesempatan, hak, dan perlakuan yang sama tanpa adanya diskriminasi berdasarkan jenis kelamin. Realita hidup dalam […]

  • 80 Pelajar Pimpinan Komisariat IPNU- IPPNU KKMA 02 Jepara Ikuti Latihan Kepemimpinan Pelajar, Ini Harapannya

    80 Pelajar Pimpinan Komisariat IPNU- IPPNU KKMA 02 Jepara Ikuti Latihan Kepemimpinan Pelajar, Ini Harapannya

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle MS
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sejumlah 80 pelajar Pimpinan Komisariat IPNU- IPPNU anggota Forum Komunikasi Pimpinan Komisariat ( FKPK) Kabupaten Jepara mengikuti kegiatan Latihan Kepemimpinan Pelajar ( LKP) yang disupport oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah ( KKMA) 02 Jepara. Bertempat di MA Tasywiqul Banat Robayan Kalinyamatan Jepara, Kegiatan LKP akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 23 sampai 25 Desember […]

  • Tak Sekedar Berprestasi Pendekar Safinatul Huda Borong 4 Medali  DANDIM CUP Kabupaten Jepara

    Tak Sekedar Berprestasi Pendekar Safinatul Huda Borong 4 Medali DANDIM CUP Kabupaten Jepara

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Achmad Makhalli
    • visibility 192
    • 0Komentar

    JEPARA-Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Jepara menyelenggarakan Turnamen Pencak silat Bertajuk DANDIM CUP KABUPATEN JEPARA yang diselenggarakan pada tanggal 10-11 November 2025 bertempat di Gedung Wanita Jepara. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai tingakatan sekolah ini berjalan dengan meriah dan sukses. Tim Pencak Silat Pagarnusa MTs – MA Safinatul Huda […]

  • Nuansa Religi di MTs Walisongo: Peringatan Isra Mi’raj Berbalut Sarung dan Gamis.

    Nuansa Religi di MTs Walisongo: Peringatan Isra Mi’raj Berbalut Sarung dan Gamis.

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Zainudin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Pecangaan, 15 Januari 2026 – Suasana berbeda tampak di lingkungan MTs Walisongo pagi ini. Tidak ada pemandangan seragam biru-putih atau pakaian dinas harian yang biasa dikenakan. Seluruh civitas akademika tampil anggun dan bersahaja mengenakan busana muslim tradisional dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Para siswa dan guru laki-laki tampak kompak mengenakan baju koko […]

expand_less