Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Aktual » Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

  • account_circle Sub
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 227

JEPARA ( kkmts02jepara.org) Sosok KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur terus dikenang sebagai simbol cinta kemanusiaan dan pluralisme. Dalam sebuah acara Haul ke- 16 Gus Dur yang digelar PCNU Jepara di gedung NU pada hari Senin, 5 Januari 2026 sejumlah tokoh lintas agama hadir untuk memberikan testimoni.

Acara yang digelar dalam rangkaian Harlah ke- 103 Nahdlatul Ulama dihadiri Pengurus PBNU Kiai Miftah Faqih, Kepala KanKemenag Jepara, H. Akhsan Muhyiddin beserta jajarannya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB), KH. Hasyim Shilah beserta jajaran Tokoh Lintas Agama, Rois Syuriyah PCNU KH. Hayatun Nufus, Ketua Tanfidziyah KH. Charis Rohman beserta Banom, Lembaga, dan sejumlah Pengurus MWC beserta jajarannya, dan sejumlah undangan lainnya.

Gus Huda, Katib Syuriyah PCNU selaku panitia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Masyayikh, para tokoh lintas agama, dan semua pihak yang telah hadir dan memberi support demi suksesnya acara Haul ke- 16 KH. Abdurrahman Wahid.

Sejumlah tokoh lintas agama memberikan testimoni mendalam mengenai jejak nyata sang Guru Bangsa yang sangat mencintai kemanusiaan dalam tindakan sehari-hari.

Rohaniawan Konghucu asal Jepara, Sugandi, menegaskan bahwa gelar “Bapak Tionghoa Indonesia” yang disematkan kepada Gus Dur bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, Gus Dur adalah sosok yang pasang badan melindungi kaum minoritas Tionghoa dan memperjuangkan pengakuan resmi agama Konghucu di tanah air.

​Senada dengan hal tersebut, Pendeta Wiryohadi menggambarkan Gus Dur layaknya sosok “Bangsa Samaria” dalam ajaran Kristen.

“Beliau adalah pembela kemanusiaan yang tidak lagi melihat asal-usul maupun basis agama seseorang. Siapa pun yang tertindas, di situ Gus Dur hadir,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta Danang Kristiawan memberikan sorotan unik pada dua sisi kepemimpinan Gus Dur. Pertama, Gus Dur membawa gagasan kerukunan yang berkeadilan. Artinya, kerukunan bukan sekadar menjaga suasana agar tetap kondusif secara semu, melainkan harus dibarengi dengan penegakan hak-hak yang adil. ​Kedua, Danang menekankan kekuatan humor Gus Dur. Di tangan Gus Dur, humor bukan sekadar lelucon, melainkan instrumen cerdas untuk mengurai kebuntuan politik bahkan meredam potensi kekerasan dalam masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus PBNU KH Miftah Faqih memberikan wejangan khusus kepada kaum Nahdliyin. Kiai Faqih mendorong agar peringatan Haul Gus Dur tidak terjebak pada acara seremoni belaka.

​”Spiritualitas haul harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Kiai Faqih. Ia juga mengajak para penggerak Nahdlatul Ulama untuk menjadi “revolusioner yang dewasa”—sosok yang melayani masyarakat dengan tulus dan bukan revolusioner yang bergerak demi orientasi kepentingan atau kelompok tertentu.

​Melalui kesaksian para tokoh ini, terlihat jelas bahwa warisan terbesar Gus Dur adalah keberanian untuk mencintai manusia tanpa sekat, sebuah nilai yang tetap relevan untuk menjaga persatuan bangsa hingga saat ini. ( Sub)

  • Penulis: Sub
  • Editor: ZA
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jerat Utang dan Panggilan Pengabdian

    Jerat Utang dan Panggilan Pengabdian

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Bagian 1: Badai di Atas Kedisiplinan Pak Kalil, Kepala MTs Al-Barokah, merenung di balik meja kerjanya. Jendela memancarkan cahaya sore yang teduh, namun pikirannya diselimuti awan tebal. Di hadapannya tergeletak tumpukan laporan absensi yang mencolok: Pak Sabar. Pak Sabar adalah guru legenda Al-Barokah. Selama 37 tahun, ia mengabdi sebagai guru Muatan Lokal, mengajar dengan hati […]

  • MTs Mathalibul Huda Mlonggo Peringati Hari Santri 2025 dengan Istighosah dan Khataman Akbar

    MTs Mathalibul Huda Mlonggo Peringati Hari Santri 2025 dengan Istighosah dan Khataman Akbar

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle H. Mulhadi
    • visibility 349
    • 0Komentar

    MLONGGO, JEPARA – Suasana spiritual dan semangat kebangsaan menyelimuti kompleks MTs Mathalibul Huda Mlonggo, Jepara, pada Rabu (22/10/2025). Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, madrasah yang akrab disapa MADTSA MALIDA ini menggelar serangkaian kegiatan yang menggabungkan antara cinta tanah air dan penguatan rohani. ​Peringatan Hari Santri diawali dengan Apel (Upacara) yang diikuti oleh seluruh […]

  • TANAMKAN PENDIDIKAN DEMOKRASI SEJAK DINI MTs SAFINATUL HUDA SELENGGARAKAN PEMILU SISWA BERTAJUK PILKANU 2026 PEMILIHAN PIMPINAN KOMISARIAT IPNU–IPPNU MASA BAKTI 2025/2026

    TANAMKAN PENDIDIKAN DEMOKRASI SEJAK DINI MTs SAFINATUL HUDA SELENGGARAKAN PEMILU SISWA BERTAJUK PILKANU 2026 PEMILIHAN PIMPINAN KOMISARIAT IPNU–IPPNU MASA BAKTI 2025/2026

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Ach. Makhali
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Dalam upaya menanamkan nilai-nilai pendidikan demokrasi sejak dini, MTs Safinatul Huda menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Umum Siswa (Pemilu Siswa) yang bertajuk PILKANU 2026 Kegiatan ini merupakan agenda penting dalam rangka Pemilihan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU–IPPNU MTs Safinatul Huda masa bakti 2025/2026. Kegiatan PILKANU 2026 diikuti oleh seluruh siswa-siswi MTs Safinatul Huda sebagai pemilih aktif. Proses pemilihan […]

  • Pengurus LP Ma’arif NU Jepara Kunjungi Kontingen Sakoma di Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional

    Pengurus LP Ma’arif NU Jepara Kunjungi Kontingen Sakoma di Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Mizan S
    • visibility 248
    • 0Komentar

    SEMARANG – Semangat peserta Kemah Satuan Komunitas (SAKOMA) Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Jepara semakin membara setelah menerima kunjungan dari Pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Cabang Jepara. Kunjungan ini dilakukan di lokasi kegiatan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional yang berlangsung di Bumi Perkemahan Candra Birawa, Karang Geneng, Gunung Pati, Semarang. ​Kegiatan kemah ini […]

  • Siswa Madrasah Jepara Terima Beasiswa Teknologi Internasional Senilai 8,5 Juta dari Parallaxnet USA

    Siswa Madrasah Jepara Terima Beasiswa Teknologi Internasional Senilai 8,5 Juta dari Parallaxnet USA

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Abidin Muma
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JEPARA – Perwakilan madrasah di bawah naungan Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah 02 (KKMTs02) menghadiri sosialisasi program strategis Parallaxnet yang berlangsung di Aula Yayasan Walisongo, Pecangaan, Jepara. Program yang diinisiasi oleh Alfa Academic ini memberikan peluang emas bagi siswa untuk menguasai keterampilan digital masa depan tanpa dipungut biaya. Acara ini dihadiri langsung oleh CEO Parallaxnet, Mr. […]

  • Class Meeting Keren Bersama MTs Nahdlatul Ulama Jinggotan; Menggali Potensi Siswa dalam Olahraga dan Seni

    Class Meeting Keren Bersama MTs Nahdlatul Ulama Jinggotan; Menggali Potensi Siswa dalam Olahraga dan Seni

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Penulis: Ahmad Zainun Ihsan
    • visibility 263
    • 0Komentar

    MTs Nahdlatul Ulama Jinggotan, Jepara-Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nahdlatul Ulama Jinggotan menggelar acara Classmetting 2025 pada Senin,15 Desember 2025, di halaman madrasah. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah Dra. Hj. Tatik Wahyuningsih, yang meyampaikan pesan agar semua siswa dapat melaksanakan kegiatan dengan rasa senang dan penuh tanggung jawab untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat […]

expand_less