Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Aktual » Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

  • account_circle Sub
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 202

JEPARA ( kkmts02jepara.org) Sosok KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur terus dikenang sebagai simbol cinta kemanusiaan dan pluralisme. Dalam sebuah acara Haul ke- 16 Gus Dur yang digelar PCNU Jepara di gedung NU pada hari Senin, 5 Januari 2026 sejumlah tokoh lintas agama hadir untuk memberikan testimoni.

Acara yang digelar dalam rangkaian Harlah ke- 103 Nahdlatul Ulama dihadiri Pengurus PBNU Kiai Miftah Faqih, Kepala KanKemenag Jepara, H. Akhsan Muhyiddin beserta jajarannya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB), KH. Hasyim Shilah beserta jajaran Tokoh Lintas Agama, Rois Syuriyah PCNU KH. Hayatun Nufus, Ketua Tanfidziyah KH. Charis Rohman beserta Banom, Lembaga, dan sejumlah Pengurus MWC beserta jajarannya, dan sejumlah undangan lainnya.

Gus Huda, Katib Syuriyah PCNU selaku panitia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Masyayikh, para tokoh lintas agama, dan semua pihak yang telah hadir dan memberi support demi suksesnya acara Haul ke- 16 KH. Abdurrahman Wahid.

Sejumlah tokoh lintas agama memberikan testimoni mendalam mengenai jejak nyata sang Guru Bangsa yang sangat mencintai kemanusiaan dalam tindakan sehari-hari.

Rohaniawan Konghucu asal Jepara, Sugandi, menegaskan bahwa gelar “Bapak Tionghoa Indonesia” yang disematkan kepada Gus Dur bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, Gus Dur adalah sosok yang pasang badan melindungi kaum minoritas Tionghoa dan memperjuangkan pengakuan resmi agama Konghucu di tanah air.

​Senada dengan hal tersebut, Pendeta Wiryohadi menggambarkan Gus Dur layaknya sosok “Bangsa Samaria” dalam ajaran Kristen.

“Beliau adalah pembela kemanusiaan yang tidak lagi melihat asal-usul maupun basis agama seseorang. Siapa pun yang tertindas, di situ Gus Dur hadir,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta Danang Kristiawan memberikan sorotan unik pada dua sisi kepemimpinan Gus Dur. Pertama, Gus Dur membawa gagasan kerukunan yang berkeadilan. Artinya, kerukunan bukan sekadar menjaga suasana agar tetap kondusif secara semu, melainkan harus dibarengi dengan penegakan hak-hak yang adil. ​Kedua, Danang menekankan kekuatan humor Gus Dur. Di tangan Gus Dur, humor bukan sekadar lelucon, melainkan instrumen cerdas untuk mengurai kebuntuan politik bahkan meredam potensi kekerasan dalam masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus PBNU KH Miftah Faqih memberikan wejangan khusus kepada kaum Nahdliyin. Kiai Faqih mendorong agar peringatan Haul Gus Dur tidak terjebak pada acara seremoni belaka.

​”Spiritualitas haul harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Kiai Faqih. Ia juga mengajak para penggerak Nahdlatul Ulama untuk menjadi “revolusioner yang dewasa”—sosok yang melayani masyarakat dengan tulus dan bukan revolusioner yang bergerak demi orientasi kepentingan atau kelompok tertentu.

​Melalui kesaksian para tokoh ini, terlihat jelas bahwa warisan terbesar Gus Dur adalah keberanian untuk mencintai manusia tanpa sekat, sebuah nilai yang tetap relevan untuk menjaga persatuan bangsa hingga saat ini. ( Sub)

  • Penulis: Sub
  • Editor: ZA
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTs Darul Ulum Purwogondo Peringati Milad ke-52 dengan Doa dan Aksi Sosial

    MTs Darul Ulum Purwogondo Peringati Milad ke-52 dengan Doa dan Aksi Sosial

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Abdurrahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Purwogondo — MTs Darul Ulum Purwogondo memperingati hari lahir (milad) ke-52 dengan menggelar rangkaian kegiatan religius dan sosial pada hari Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha bersama, dilanjutkan Tahlil Massal, Doa bersama dan sejarah seputar awal berdirinya oleh siswa pertama di MTs Darul Ulum Purwogondo yang kebetulan masih berstatus guru di MTs., […]

  • HUT ke-46 Yayasan Walisongo: MTs Walisongo Tunjukkan Taring di SMAWAS Futsal Competition

    HUT ke-46 Yayasan Walisongo: MTs Walisongo Tunjukkan Taring di SMAWAS Futsal Competition

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Zainudin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JEPARA – Semangat sportivitas membara di lapangan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Yayasan Walisongo Pecangaan, Jepara. Salah satu agenda utamanya, SMAWAS Futsal Competition, sukses digelar dengan mempertemukan tim-tim terbaik tingkat menengah pertama se-Kabupaten Jepara. Kompetisi bergengsi yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 16 tim futsal tangguh dari berbagai MTs dan […]

  • Sinergi OSIS, IPNU, dan Pramuka: Classmeeting MTs Al Khidmah Jadi Ajang Unjuk Bakat Pasca-ASAS

    Sinergi OSIS, IPNU, dan Pramuka: Classmeeting MTs Al Khidmah Jadi Ajang Unjuk Bakat Pasca-ASAS

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Zainal Abied
    • visibility 206
    • 0Komentar

    JEPARA – Pasca menempuh Asesmen Akhir Semester (ASAS) yang menguras energi, siswa-siswi MTs Al Khidmah Pendosawalan kini kembali ceria. Sejak Senin (15/12/2025) hingga Sabtu (20/12/2025) mendatang, halaman madrasah berubah menjadi panggung kreativitas dan sportivitas melalui perhelatan Classmeeting 2025. Kegiatan ini terbilang istimewa karena dikelola langsung oleh kolaborasi solid antara pengurus OSIS, IPNU, dan Pramuka. Sinergi […]

  • Jelang Akhirussanah, Kelas Tahfidh MTS-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Gelar Semaan Al Qur’an 30 Juz

    Jelang Akhirussanah, Kelas Tahfidh MTS-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Gelar Semaan Al Qur’an 30 Juz

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Sub
    • visibility 94
    • 0Komentar

    JEPARA – Suasana khidmat menyelimuti Aula Pondok Pesantren Nurul Huda Petekeyan pada Kamis (12/2). Sebanyak 36 siswa- santri Kelas Tahfidh MTs dan MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan berkumpul dalam satu majelis untuk melaksanakan Semaan Al-Qur’an 30 Juz sebagai agenda besar menjelang akhir tahun pelajaran. Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini diikuti oleh 19 santri […]

  • Jepara Kirim Duta ke Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional di Semarang

    Jepara Kirim Duta ke Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional di Semarang

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Mizan S
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Jepara – Wakil Bupati (Wabup) Jepara, Gus Ibnu Hajar, secara resmi melepas Kontingen Jepara untuk mengikuti Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional (KKPI) yang diselenggarakan oleh Satuan Komunitas (Sako) Maarif Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah. Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Kabupaten Jepara, pada Jumat (12/12/2025) pagi. ​Kemah bergengsi ini diadakan di Bumi Perkemahan Puskeppram […]

  • Dorong Partisipasi dan Revitalisasi Pengurus MGMP : KKMTs 02 Jepara Gelar Rapat Persiapan Reorganisasi

    Dorong Partisipasi dan Revitalisasi Pengurus MGMP : KKMTs 02 Jepara Gelar Rapat Persiapan Reorganisasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle MuMa jpr
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jepara – Sabtu, 15 November 2025, bertempat di Kantor KKMTs 02 Jepara, Aula II LP Ma’arif Jepara, telah diselenggarakan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan reorganisasi pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) KKMTs 02 Jepara. Acara dimulai agak siang, sekitar pukul 12.00 WIB, dengan dihadiri oleh perwakilan pengurus dari 16 Mata Pelajaran (Mapel). Hadir dalam rapat tersebut […]

expand_less