Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Aktual » Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

Meneladani Kemanusiaan Gus Dur: Testimoni Tokoh Lintas Agama dalam Peringatan Haul Gus Dur

  • account_circle Sub
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 171

JEPARA ( kkmts02jepara.org) Sosok KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur terus dikenang sebagai simbol cinta kemanusiaan dan pluralisme. Dalam sebuah acara Haul ke- 16 Gus Dur yang digelar PCNU Jepara di gedung NU pada hari Senin, 5 Januari 2026 sejumlah tokoh lintas agama hadir untuk memberikan testimoni.

Acara yang digelar dalam rangkaian Harlah ke- 103 Nahdlatul Ulama dihadiri Pengurus PBNU Kiai Miftah Faqih, Kepala KanKemenag Jepara, H. Akhsan Muhyiddin beserta jajarannya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB), KH. Hasyim Shilah beserta jajaran Tokoh Lintas Agama, Rois Syuriyah PCNU KH. Hayatun Nufus, Ketua Tanfidziyah KH. Charis Rohman beserta Banom, Lembaga, dan sejumlah Pengurus MWC beserta jajarannya, dan sejumlah undangan lainnya.

Gus Huda, Katib Syuriyah PCNU selaku panitia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Masyayikh, para tokoh lintas agama, dan semua pihak yang telah hadir dan memberi support demi suksesnya acara Haul ke- 16 KH. Abdurrahman Wahid.

Sejumlah tokoh lintas agama memberikan testimoni mendalam mengenai jejak nyata sang Guru Bangsa yang sangat mencintai kemanusiaan dalam tindakan sehari-hari.

Rohaniawan Konghucu asal Jepara, Sugandi, menegaskan bahwa gelar “Bapak Tionghoa Indonesia” yang disematkan kepada Gus Dur bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, Gus Dur adalah sosok yang pasang badan melindungi kaum minoritas Tionghoa dan memperjuangkan pengakuan resmi agama Konghucu di tanah air.

​Senada dengan hal tersebut, Pendeta Wiryohadi menggambarkan Gus Dur layaknya sosok “Bangsa Samaria” dalam ajaran Kristen.

“Beliau adalah pembela kemanusiaan yang tidak lagi melihat asal-usul maupun basis agama seseorang. Siapa pun yang tertindas, di situ Gus Dur hadir,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta Danang Kristiawan memberikan sorotan unik pada dua sisi kepemimpinan Gus Dur. Pertama, Gus Dur membawa gagasan kerukunan yang berkeadilan. Artinya, kerukunan bukan sekadar menjaga suasana agar tetap kondusif secara semu, melainkan harus dibarengi dengan penegakan hak-hak yang adil. ​Kedua, Danang menekankan kekuatan humor Gus Dur. Di tangan Gus Dur, humor bukan sekadar lelucon, melainkan instrumen cerdas untuk mengurai kebuntuan politik bahkan meredam potensi kekerasan dalam masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus PBNU KH Miftah Faqih memberikan wejangan khusus kepada kaum Nahdliyin. Kiai Faqih mendorong agar peringatan Haul Gus Dur tidak terjebak pada acara seremoni belaka.

​”Spiritualitas haul harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Kiai Faqih. Ia juga mengajak para penggerak Nahdlatul Ulama untuk menjadi “revolusioner yang dewasa”—sosok yang melayani masyarakat dengan tulus dan bukan revolusioner yang bergerak demi orientasi kepentingan atau kelompok tertentu.

​Melalui kesaksian para tokoh ini, terlihat jelas bahwa warisan terbesar Gus Dur adalah keberanian untuk mencintai manusia tanpa sekat, sebuah nilai yang tetap relevan untuk menjaga persatuan bangsa hingga saat ini. ( Sub)

  • Penulis: Sub
  • Editor: ZA
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjembatani Perbedaan, Mengukir Prestasi: Matrikulasi Mengaji di MTs Darul Ulum Bandungharjo

    Menjembatani Perbedaan, Mengukir Prestasi: Matrikulasi Mengaji di MTs Darul Ulum Bandungharjo

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Muma JPR
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNGHARJO – Keberagaman latar belakang sekolah asal siswa baru seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan. Hal inilah yang disadari sepenuhnya oleh MTs Darul Ulum Bandungharjo. Dengan input siswa yang berasal dari berbagai SD dan MI, pihak madrasah mengambil langkah konkret untuk memastikan seluruh siswanya mampu mengikuti ritme pembelajaran dengan optimal melalui program Matrikulasi Mengaji. […]

  • Atlet MTs Darul Ulum Purwogondo Bersinar di Kejurkab PSNU IX Pagar Nusa Jepara

    Atlet MTs Darul Ulum Purwogondo Bersinar di Kejurkab PSNU IX Pagar Nusa Jepara

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Abdurokhman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jepara-Semangat juang dan sportivitas mewarnai ajang Lomba Kejuaraan Pencak Silat NU Kejurkab PSNU Ke-IX Pagar Nusa Kabupaten Jepara yang digelar pada 23–25 Januari 2026. Bertempat di GOR SMP Islam Jepara, ratusan atlet dari berbagai perguruan turut ambil bagian dalam kejuaraan bergengsi tingkat kabupaten ini. Kabar membanggakan datang dari MTs Darul Ulum Purwogondo. Para atlet muda […]

  • Tiga Pesilat Muda MTs MU Pendem Sabet Medali di Ajang DANDIM CUP 2025!

    Tiga Pesilat Muda MTs MU Pendem Sabet Medali di Ajang DANDIM CUP 2025!

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Mr. Mahmud
    • visibility 266
    • 0Komentar

    PENDEM KEMBANG – Semangat juang dan dedikasi tinggi kembali membawa harum nama Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Ulum Pendem Kembang. Tiga atlet pencak silat terbaik sekolah ini sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih total tiga medali di Kejuaraan Pencak Silat DANDIM CUP JEPARA 2025 yang berlangsung sengit pada tanggal 10–11 November 2025. Kebanggaan Kepala Madrasah Keberhasilan […]

  • KKMTs 02 Jepara Gelar Reorganisasi MGMP Serentak, Petahana Mendominasi, Wajah Baru Mengimbangi

    KKMTs 02 Jepara Gelar Reorganisasi MGMP Serentak, Petahana Mendominasi, Wajah Baru Mengimbangi

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Subhan
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Sejumlah 660 guru Mata Pelajaran dan guru Bimbingan Konseling anggota KKMTs 02 Jepara hari ini, Minggu 23 November 2025 mengikuti Rapat Reorganisasi MGMP serentak. Kegiatan yang diselenggarakan di MTs Matholibul Huda Mlonggo ini menjadi forum evaluasi dan Pertanggungjawaban kepengurusan MGMP masa Khidmat 2022- 2025 dan pemilihan kepengurusan MGMP masa khidmat 2025-2028. Hadir dalam kegiatan Reorganisasi […]

  • Setengah Abad Lebih Berkhidmat: MTs Walisongo Pecangaan Rayakan Harlah ke-51 dengan Rangkaian Kegiatan Religius dan Meriah

    Setengah Abad Lebih Berkhidmat: MTs Walisongo Pecangaan Rayakan Harlah ke-51 dengan Rangkaian Kegiatan Religius dan Meriah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle AZ
    • visibility 203
    • 0Komentar

    JEPARA – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Walisongo Pecangaan, Jepara, merayakan Milad atau Hari Lahir (Harlah) yang ke-51 tahun ini. Mengusung semangat pengabdian dan kebersamaan, pihak madrasah menyelenggarakan rangkaian acara yang terbagi dalam tiga agenda utama sepanjang bulan Januari 2026. 1. Awali Harlah dengan Khidmat melalui Tasyakuran dan Manaqib Tepat pada tanggal 1 Januari 2026, yang merupakan […]

  • Strategi Guru Menguasai Kondusivitas Kelas

    Strategi Guru Menguasai Kondusivitas Kelas

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Abidin MuMa
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kondusivitas kelas adalah kunci utama dalam menjamin proses belajar mengajar berjalan efektif dan tujuan pembelajaran tercapai optimal. Menguasai kondusivitas kelas bukan berarti mengontrol siswa secara ketat, melainkan menciptakan lingkungan belajar yang terstruktur, nyaman, dan memotivasi. Guru yang sukses dalam hal ini sering disebut memiliki kemampuan Manajemen Kelas yang baik. Fondasi: Perencanaan dan Penguasaan Materi Kondusivitas […]

expand_less