Saksikan Prosesi Rukyatul Hilal, Pelajar MTs Walisongo Pecangaan Padati Pantai Kartini
- account_circle Zainudin
- calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
- visibility 121

JEPARA – Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MTs Walisongo Pecangaan turut serta dalam pemantauan hilal (Rukyatul Hilal) penentuan 1 Syawal 1447 H. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Jepara ini berlangsung khidmat di Pantai Kartini, Kamis (19/03/2026).
Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua Lajnah Falakiyah Jepara, Dr. Hudi, M.Si., dan dihadiri oleh sekitar 200 peserta dari berbagai elemen. Tampak hadir jajaran Forkopimda, Kemenag, perwakilan Kapolres, KUA, PCNU Jepara, JQH, akademisi UNISNU, komunitas pegiat falakiyah, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat (Toga-Tomas).

Hasil Pengamatan: Hilal Sulit Terlihat
Berdasarkan hasil teknis menggunakan metode Hisab dan Rukyat, posisi hilal pada petang ini dinyatakan dalam kondisi Mustakhilurru’yat (mustahil/sulit untuk dilihat). Data menunjukkan parameter sebagai berikut:
Ketinggian Hilal: 1,2 ∘ s.d. 3,4 ∘
Sudut Elongasi: 4,5 ∘ s.d. 6,1 ∘
Kondisi tersebut secara ilmiah belum memenuhi kriteria Imkannurrukyat (visibilitas hilal) yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yang mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 ∘ dan sudut elongasi minimal 6,4 ∘

Menunggu Keputusan Pusat
Meskipun secara perhitungan data menunjukkan kemungkinan besar Hari Raya Idul Fitri akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, Dr. Hudi menegaskan bahwa masyarakat tetap harus menunggu hasil Sidang Isbat resmi dari Pemerintah RI.

Keterlibatan PK IPNU-IPPNU MTs Walisongo dalam agenda ini menjadi sarana edukasi astronomi Islam (ilmu falak) bagi para pelajar, sekaligus memperkuat khazanah spiritualitas dalam menyambut hari kemenangan.
- Penulis: Zainudin
- Editor: ZA



Saat ini belum ada komentar