Menyambut PMA 1503, KKMTs 02 Jepara Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
- visibility 291

Jepara, 6 Desember 2025 – Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) 02 Jepara secara resmi membuka workshop implementasi kurikulum berbasis cinta dengan fokus pada pembelajaran mendalam (deep learning). Acara yang berlangsung selama tiga hari (6-7 Desember luring, dan satu hari daring) ini diikuti oleh 81 wakil kepala madrasah bidang kurikulum (Waka Kurikulum) dari seluruh madrasah anggota KKMTs 02 Jepara.
Pembukaan workshop bertempat di Aula Gedung LP Ma’arif NU Jepara, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Hadir dan membuka acara secara resmi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Jepara, H. Akhsan Muhyiddin, SE., MM. didampingi Ketua LP Ma’arif Jepara, Muallimin, M.Pd, serta Ketua KKMTs02 Jepara selaku penyelenggara, H. Achmad Makhalli, SE., M.Pd.
Dalam sambutannya, Achmad Makhali menuturkan bahwa digelarnya Workshop KBC di KKMTs 02 Jepara ini bertujuan untuk memberi pemahaman yang utuh tentang konsep KBC dan implementasinya di madrasah melalui semua waka kurikulum. KKMTs 02 Jepara juga mengagendakan Rencana Tindak Lanjut ( RTL) bagi peserta untuk melaksanakan diseminasi di madrasah masing-masing agar semua dewan guru memahami Kurikulum Berbasis Cinta dan pembelajaran mendalam yang diluncurkan oleh Kementerian Agama dan Kemendikdasmen.

Sementara itu, Mualimin mengapresiasi kepada Pengurus KKMTs 02 Jepara yang telah menyelenggarakan Workshop KBC bagi anggotanya. Workshop serupa menurut Mualimin telah dilaksanakan KKMA 02 Jepara beberapa waktu lalu dan akan dilaksanakan juga di KKMI 02 Jepara. Muallimin juga menegaskan kepada semua peserta bahwa menjadi guru tidak hanya dituntut mahir dalam materi yang diajarkan dan berbagai metode pembelajaran, tetapi juga harus siap menjadi teladan bagi siswa di madrasah, dan juga di tengah-tengah masyarakat. Jangan sampai kita hanya pandai mengajar tapi tidak bisa mengamalkan.

Puncak sambutan disampaikan oleh Kakankemenag Jepara, H. Ahsan Muhyiddin. Akhsan Muhyiddin, menuturkan bahwa kebijakan Kementerian Agama mengimplementasikan KBC di madrasah adalah dalam rangka menanamkan nilai-nilai cinta, empati, dan kasih sayang baik dalam hubungan vertikal maupun horizontal dalam seluruh aspek pembelajaran sehingga terbentuk generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan harmonis.

Workshop yang berlangsung menarik ini menghadirkan tiga narasumber kompeten. Dua narasumber luring didatangkan dari Balai Diklat Jawa Tengah, yaitu Dr. Amiroh Ambarwati, MA dan Rizka Nur Fitriyah, S.Si, M.Pd. Dalam sesi pemahaman konsep ini Dr. Emira memeberikan pemaparan tentang konsep Deep Learning, sementara Ibu Rizka tentang Kurikulum Berbasis Cinta.
Selain itu, sesi daring menghadirkan narasumber dari luar pulau, Hilva Ramadhani, S.Pd.I, M.Pd., Gr., yang merupakan Direktur Pendidikan Yayasan Uways Alqorni Pekanbaru Riau, yang mengelola MI dan MTs. Hilva menyampaikan materi melalui platform Zoom Meeting, berbagi praktik baik (Best Practice) implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning di Yayasan Uwais Al Qorni Pekanbaru.

Seluruh rangkaian sesi acara, yang dipandu oleh ketiga narasumber, berlangsung atraktif. Peserta yang terdiri dari 81 Waka Kurikulum madrasah di bawah KKM MTs 02 Jepara menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi, menandakan keseriusan madrasah dalam menyongsong kurikulum berbasis cinta dan pembelajaran mendalam.

- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar