Apel Hari Pahlawan di MTS-MA NU Nahdlatul Fata, Mewarisi Nilai- Nilai Kepahlawan dalam Konteks Kekinian
- account_circle Sub
- calendar_month Senin, 10 Nov 2025
- visibility 192

Jas merah, Jangan melupakan sejarah dan Jas hijau, jangan hilangkan jasa ulama. Demikian pesan H. Nur Khandir dalam mengawali Pembinaannya dalam Upacara Hari Pahlawan yang dilaksanakan pada hari Senin 10 November 2025 di MTs- MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Jepara.
Bertempat di halaman madrasah, Stakeholders MTS-MA NU Nahdlatul Fata hadir dalam momentum Upacara Hari Pahlawan. Tampak hadir Kepala MTs Nahdlatul Fata, H. Subekhan beserta jajaran Tendik dan Dewan guru baik MTs maupun MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan.

Lebih lanjut H. Nur Khandir, Kepala MA NU Nahdlatul Fata mengingatkan peran ulama, santri, dan para pejuang tanah air dalam perang 10 November di Surabaya. Mereka tidak gentar dengan ultimatum Tentara Inggris yang akan membumihanguskan Surabaya bila pejuang dan rakyat Surabaya tidak menyerahkan senjata tanpa syarat. Kemarahan tentara Inggris dipicu tewasnya Brigjen Mallaby dalam pertempuran di Jembatan Merah Surabaya 30 Oktober 1945.
Ultimatum Tentara Inggris ditolak pejuang dan rakyat Surabaya. Semangat juang para santri, rakyat, dan para Kiai yang dikobarkan oleh semangat Resolusi jihad KH. Hasyim Asy’ari membuat mental juang bangsa Indonesia berkali lipat. Mereka siap korbannya apa saja demi meraih dan menjaga kemerdekaan. Tidak ada kata menyerah kepada para kolonial meskipun persenjataan yang mereka miliki kalah jauh dari para penjajah.
Semangat juang para pahlawan inilah menurut H. Nur Khandir perlu diwarisi dan ditanamkan dalam sanubari generasi muda untuk menghadapi penjajahan modern yang menyusup dalam bidang ekonomi, budaya, teknologi, ideologi dan pendidikan.

Oleh karena itu, H. Nur Khandir berharap tujuh pembiasaan anak Indonesia hebat yang dicanangkan oleh pemerintah untuk siswa-siswi dalam mengantarkan anak yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual, cerdas kreatif, serta peduli terhadap sosial dapat terwujud sehingga terlahir generasi yang unggul dan tangguh dalam menghadapi penjajahan modern.
Adapun nilai- nilai kepahlawanan yang dapat diteladani antara lain pantang menyerah, optimis, rela berkorban, bekerja keras, dan bersandar kepada Allah SWT. Nilai- nilai tersebut diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya giat belajar, gigih meraih prestasi, berani menyampaikan kebenaran, menguasai teknologi, dan menyerahkan hasil ikhtiar kepada Allah SWT. ( Sub)
- Penulis: Sub
- Editor: AZ



Saat ini belum ada komentar