Suntik Karakter Siswa, MTs Walisongo Pecangaan Gelar Giat Ihyaurramadhan dan Ngaji Kitab Washoya
- account_circle Zainuddin
- calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
- visibility 86

Jepara – Mengisi bulan suci Ramadhan dengan aktivitas bernilai ibadah, MTs Walisongo Pecangaan menggelar rangkaian kegiatan keagamaan bertajuk Ihyaurramadhan. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memperkuat spiritualitas sekaligus membentuk karakter mulia bagi seluruh peserta didik.
Rangkaian Ibadah di Masjid Besar Walisongo
Setelah menyelesaikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas, seluruh siswa berbondong-bondong menuju Masjid Besar Walisongo. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelaksanaan Shalat Duha berjamaah yang khusyuk, disusul dengan tadarus Al-Qur’an bersama untuk menghidupkan syiar Islam di lingkungan madrasah.

Mendalami Akhlak Melalui Kitab Washoya
Puncak dari kegiatan ini adalah kajian Kitab Washoya (Washoya al-Abaa’ lil Abnaa’). Kitab populer karya Syekh Muhammad Syakir ini dipilih karena relevansinya terhadap dunia pelajar. Isinya mencakup nasihat bijak mengenai etika kepada Allah SWT, Rasulullah, sesama manusia, hingga adab dalam menuntut ilmu.
Metode yang digunakan adalah sistem bandongan, sebuah tradisi khas pesantren yang tetap dipertahankan:
Ustadz: Membacakan teks asli, menerjemahkan, dan menjelaskan maknanya secara mendalam.
Siswa: Menyimak dengan saksama sambil melakukan maknani (menuliskan makna kata per kata) pada kitab masing-masing.

Interaksi Hangat dan Doorprize dari Kepala Madrasah
Suasana semakin hidup di sesi akhir kajian dengan adanya tanya jawab interaktif. Menariknya, sesi ini dipandu langsung oleh Kepala Madrasah. Beliau memberikan pertanyaan seputar materi yang baru saja dibahas untuk menguji pemahaman siswa.
Bagi siswa yang mampu menjawab dengan benar dan beruntung, Kepala Madrasah telah menyiapkan doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar siswa semakin semangat dalam belajar agama.

Penutup yang Tertib
Kegiatan ditutup menjelang waktu Zuhur, yang dilanjutkan dengan pelaksanaan Shalat Zuhur berjamaah. Setelah rangkaian ibadah selesai, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melakukan doa bersama sebelum pulang ke rumah dengan membawa ilmu dan keberkahan Ramadhan.
“Melalui kegiatan Ihyaurramadhan ini, kami berharap siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pondasi akhlak yang kokoh sesuai tuntunan dalam Kitab Washoya.” tutur Achmad Zainudin selaku Kepala madrsah.
- Penulis: Zainuddin
- Editor: ZA



Saat ini belum ada komentar